Produk BIOKAO

BIOKAO adalah lini produk pertanian ramah lingkungan hasil olahan limbah kulit kakao, diproduksi langsung oleh Kelompok Tani Sido Dadi dengan pendampingan dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta, hibah BIMA Kemendiktisaintek 2026.

Produk 1 — Pupuk Padat

BIOKAO Kompos

Kompos Limbah Kulit Kakao

BIOKAO Kompos — Pupuk Dasar Alami dari Limbah Kulit Kakao Pupuk Padat

Pupuk Dasar Alami untuk Tanah yang Lebih Subur

BIOKAO Kompos (Kompos Limbah Kulit Kakao)

BIOKAO Kompos adalah pupuk kompos berbahan limbah kulit kakao yang diproses secara aerob melalui pencacahan, pencampuran bahan pendukung, dan fermentasi terkontrol hingga matang sempurna (30–45 hari). Cocok digunakan sebagai pupuk dasar dan pembenah tanah.

Spesifikasi & Bahan Baku
  • Limbah kulit kakao segar/kering
  • Kotoran ternak (sapi/kambing) atau jerami sebagai penyeimbang C/N
  • Aktivator mikroba (EM4/MOL lokal)
Manfaat
  • Mengurangi limbah kakao dan pencemaran lingkungan
  • Meningkatkan kandungan bahan organik tanah
  • Menekan ketergantungan pupuk anorganik/kimia
Cara Pakai / Dosis Anjuran
  • Tanaman kakao: 2–5 kg/pohon/tahun
  • Tanaman hortikultura: 1–2 kg/tanaman
Kegunaan
Pupuk dasar dan pembenah tanah untuk tanaman kakao dan tanaman pertanian lainnya.
Pesan BIOKAO Kompos via WhatsApp

Produk 2 — Pupuk Cair

BIOKAO POC

Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Kakao

BIOKAO POC — Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Kakao Pupuk Cair

Nutrisi Cair Alami, Mudah Diserap Tanaman

BIOKAO POC (Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Kakao)

BIOKAO POC dibuat dari limbah kulit kakao cincang yang diekstraksi dan difermentasi bersama molase/gula merah dan aktivator mikroba selama 10–14 hari, kemudian disaring dan dikemas siap pakai.

Spesifikasi & Bahan Baku
  • Limbah kulit kakao cincang
  • Air bersih
  • Molase/gula merah
  • Aktivator mikroba
Manfaat
  • Menyediakan unsur hara makro dan mikro
  • Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah
  • Mudah diaplikasikan dan hemat biaya
Kandungan Unsur Hara
C organik (%) N total (%) P (%) K (%)
0,46 0,28 0,36 0,22
Cara Pakai / Dosis Anjuran
  • Semprot daun: 10–20 ml/liter air
  • Siram tanah: 20–40 ml/liter air
Kegunaan
Pupuk cair untuk daun dan tanah pada tanaman kakao serta tanaman pangan/hortikultura.
Pesan BIOKAO POC via WhatsApp

Produk 3 — Pengendalian Gulma

Bioherbisida

Bioherbisida Limbah Kulit Kakao

Bioherbisida Alami — Kendalikan Gulma dari Limbah Kulit Kakao Pengendalian Gulma

Kendalikan Gulma Secara Alami, Aman untuk Tanah

Bioherbisida Limbah Kulit Kakao

Bioherbisida alami hasil ekstraksi/fermentasi limbah kulit kakao yang mengandung senyawa bioaktif (fenolik dan alkaloid) bersifat alelopati, sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti herbisida kimia.

Spesifikasi & Bahan Baku
  • Limbah kulit kakao
  • Air atau pelarut alami
  • Aktivator fermentasi
Manfaat
  • Mengurangi penggunaan pestisida/herbisida kimia
  • Ramah lingkungan dan aman bagi tanah
  • Mendukung pertanian berkelanjutan
Cara Pakai / Dosis Anjuran
  • Semprot gulma: 5–10% larutan (50–100 ml/liter air)
Kegunaan
Pengendalian gulma dan organisme pengganggu tanaman secara alami dan ramah lingkungan.
Pesan Bioherbisida via WhatsApp

Butuh Bantuan Memilih Produk?

Konsultasikan Kebutuhan Pertanian Anda

Tim Kelompok Tani Sido Dadi siap membantu Anda memilih produk BIOKAO yang paling sesuai dengan jenis tanaman dan kebutuhan lahan.